Kembali ke Portfolio
Sistem Informasi
Client Project
2026
Studio Kit — Sistem Bisnis Digital Terintegrasi
Membangun sistem bisnis digital lengkap: katalog produk, kelas mentoring, invoice otomatis, dan dashboard admin — dari desain sampai deploy.
Role
Product Design + Full-Stack Development
Timeline
6 minggu
Type
Client Project
Status
Live
Dikerjakan untuk: Kak Zev Studio
Case Study
Cerita di balik project ini.
Setiap project punya tantangan, pendekatan, dan hasil yang berbeda.
Tools & Technology
Laravel
Tailwind CSS
Alpine.js
MySQL
Nginx
Hasil Terukur
1 sistem
Menggantikan 5 tools terpisah
3 paket
Produk digital siap jual
100%
Alur kerja dalam satu dashboard
Overview
Tentang project ini
Studio Kit adalah sistem bisnis digital yang menyatukan semua kebutuhan studio kreatif dan konsultan dalam satu tempat. Sebelumnya, seorang pemilik studio harus berpindah-pindah antara spreadsheet untuk klien, aplikasi chat untuk approval, dan tools terpisah untuk invoice. Semua terpisah, semua manual.
Kami membangun satu sistem yang menangani seluruh alur kerja: halaman publik untuk menarik klien baru, katalog produk digital yang bisa dibeli langsung, kelas mentoring dengan materi terstruktur, serta panel admin untuk mengelola semuanya.
Challenge
Tantangannya
Pemilik studio kesulitan melacak pekerjaan klien karena semuanya tersebar di banyak tempat. Invoice dibuat manual satu per satu. Approval desain dilakukan lewat chat yang mudah tenggelam. Tidak ada satu tempat untuk melihat status semua proyek, dan calon klien tidak punya gambaran jelas soal layanan yang ditawarkan.
Masalah kedua: membangun sistem bisnis biasanya butuh biaya besar dan waktu panjang, sehingga studio kecil sering menundanya dan terus bekerja dengan cara manual.
Approach
Pendekatan yang dipakai
Kami membangun bertahap, fitur demi fitur, mulai dari yang paling mendesak.
Pertama, halaman publik dibangun dengan fokus pada kredibilitas: struktur yang jelas, gambar nyata, dan jalur kontak yang mudah. Kedua, sistem katalog produk digital dengan keranjang dan checkout, supaya studio bisa menjual produk tanpa harus berurusan manual.
Ketiga, panel admin dibuat dengan alur yang mengikuti cara kerja sehari-hari: proyek punya status, invoice dibuat otomatis dari template, dan setiap langkah punya catatan waktu. Terakhir, semua bagian dihubungkan supaya data masuk sekali dan langsung terlihat di semua tampilan.
Result
Hasilnya
Studio sekarang berjalan dari satu sistem. Klien baru masuk lewat halaman publik, memilih layanan atau produk, dan tercatat otomatis. Pekerjaan dilacak di satu tempat dari awal sampai selesai. Invoice dibuat dengan beberapa klik, bukan setengah jam.
Yang paling terasa: pemilik studio tidak lagi perlu membuka lima tab untuk menjawab satu pertanyaan sederhana seperti "proyek ini sudah sampai mana?". Jawabannya ada di satu dashboard.
Gallery
Screenshot project.
Beberapa tampilan dari project yang bisa saya publikasikan.
Next Project
Tertarik dengan pendekatan ini? Mari diskusi.
Ceritakan kebutuhanmu. Saya akan membantu menentukan pendekatan yang paling sesuai — dari desain hingga sistem digital.